Gugus Pelindung
Menurut (Warren, 1981) mengatakan bahwa gugus pelindung
adalah gugus fungsi yang digunakan untuk melindungi gugus tertentu supaya tidak
turut bereaksi dengan pereaksi atau pelarut selama proses sintesis. Deproteksi
adalah penghilangan atau reduksi gugus pelindung menjadi gugus fungsi awal yang
dilindungi.
Pemilihan gugus
pelindung :
1. Mudah dimasukkan dan
dihilangkan
2. Tahan terhadap reagen yang akan
menyerang
3. Stabil dan hanya bereaksi
dengan pereaksi khusus untuk mengembalikkan gugus fungsi aslinya
4. Gugus pelindung seharusnya
tidak menganggu reaksi yang dilakukan sebelum dihapus
Sedangkan, penghilangan gugus
pelindung dapat terjadi karena :
1.
Solvolisis
dasar penguraian oleh pelarut, contoh: hidrolisis, alkoholisis
2.
Hidrogenolisis
3.
Logam
berat
4.
Ion
fluoride
5.
Fotolitik
6.
Asam
atau basa
7.
Elektrolisis
8.
Eiminasi
reduktif
9.
β-eliminasi
10. Oksidasi
11. Substitusi nukleofilik
12. Katalisis logam transisi
13. Enzim
Sebuah
gugus pelindung yang baik harus mudah untuk mengenakan, tanpa generasi
pusat stereogenik baru,dan mudah untuk dihilangkan. Untuk melindungi kelompok
harus memiliki minimal fungsi tambahan untuk menghindari tempat lanjut reaksi.
Gugus pelindung harus membentuk turunan kristal dengan reaksi yang tinggi,
hasil yang dapat dengan mudah dipisahkan dari produk samping. Gugus
pelindung seharusnya tidak mengganggu reaksi yang dilakukan sebelum
dihilangkan. Gugus pelindung dapat dibelah dalam berbagai kondisi termasuk solvolisis
dasar, asam, logam berat, ion fluorida, eliminasi reduktif, eliminasi,
hidrogenolisis,oksidasi, reduksi melarutkan logam, substitusi nukleofilik,
transisi katalis logam, cahaya danenzim. Metode elektrolit dan dibantu
fotolisis penting dalam metode untuk menghilangkan gugus pelindung. Gugus
Photolabile disebut senyawa dikurung atau phototriggers, dilindungi dari
radiasi pada panjang gelombang 254-350nm dengan tinggi hasil kuantum.
Gugus pelindung
harus tetap melekat sepanjang sintesis dan mungkin dihapus setelah selesai
sintesis. Namun, kelompok pelindung tidak dimasukkan ke dalam
produk akhir, dengan demikian, penggunaannya membuat reaksi kurang atom
ekonomis. Dengan kata lain, penggunaan gugus pelindung kelompok harus dihindari
sebisa mungkin. Berbagai gugus pelindung kelompok saat ini tersedia untuk
fungsional yang berbeda kelompok. Sebuah gambaran yang sangat singkat yang
paling umum digunakan melindungi kelompok diberikan dalam bab ini. Mereka
diklasifikasikan menurut kelompok fungsional mereka (Sastrohamidjojo dan Pranowo.
2009).
Dalam sintesis masalah kemoselektivitas seringkali
ditemukan. Misalkan, molekul yang akan direaksikan mengandung dua gugus fungsi yang
reaktif padahal kita hanya menginginkan salah satu dari kedua gugus fungsi
tersebut yang bereaksi. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah
dengan menggunakan gugus pelindung (Warren,
1983).
Menurut (Warren, 1983)
mengatakan bahwa contoh gugus pelindung :
Apabila molekul
mengandung beberapa gugus fungsional yang mirip, mungkin perlu dilindungi dengan
cara yang berbeda.
Daftar Pustaka
Sastrohamidjojo,
H dan H. D. Pranowo. 2009. Sintesis Kimia Organik. Jakarta :
Erlangga.
Warren,
Stuart. 1981. Sintesis Organik
Pendekatan Diskoneksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Warren, Stuart. 1983. Periptaan Sintesis Organik. Yogyakarta:
Gadjah Mada University Press.
bisakah anda jelaskan tentang Hidrogenolisis itu apa ? terimakasih :)
BalasHapusHidrogenolisis itu merupakan pembongkaran lemak menjadi alkohol oleh pengaruh hidrogen
HapusBagaimana penghilang gugus pelindung dengam enzim?
BalasHapussisi aktif enzim akan mengikat gugus pelindung. sehingga dapat dilakukan deproteksi gugus pelindung
HapusTuliskan contoh gugus pelindung untuk senyawa karbonil?
BalasHapuscontoh nya yaitu senyawa Asetal dimana karbonil diubah ke dalam gugus asetal, yang tidak bereaksi dengan hidrida
Hapusulasan yg sangat bagus. saya ingin bertanya, mengapa gugus pelindung harus dipisahkan setelah proses reaksi terjadi?
BalasHapusmenurut saya Gugus pelindung harus membentuk turunan kristal dengan reaksi yang tinggi, sehingga hasil yang didapat dapat dengan mudah dipisahkan dari produk samping. Gugus pelindung seharusnya tidak mengganggu reaksi yang dilakukan sebelum dihilangkan.
Hapusadakah penerapan gugus pelindung dalam kehidupan sehari-hari? iika ada berikan contohnya!
BalasHapusada, contoh nya gugus pelindung dalam kehidupan sehari-hari selain sintesis organik biasanya digunakan dalam pekerjaan laboratorium skala kecil dan pengembangan awal dalam proses produksi industri karena penggunaannya akan menambah tahapan reaksi dan didapat hasil yang baik. Kemudian kalau contoh mirip lainnya dengan gugus pelindung yaitu seperti penggunaan lotion, cream melindungi kulit dari uva dan uvb
HapusBagaimana memilih gugus pelindung yang sesuai untuk suatu gugus fungsi
BalasHapusgugus pelindung adalah gugus fungsi yang digunakan untuk melindungi gugus tertentu supaya tidak turut bereaksi dengan pereaksi atau pelarut selama proses sintesis.
HapusPemilihan gugus pelindung :
1.Mudah dimasukkan dan dihilangkan
2.Tahan terhadap reagen yang akan menyerang
3.Stabil dan hanya bereaksi dengan pereaksi khusus untuk mengembalikkan gugus fungsi aslinya
4.Gugus pelindung seharusnya tidak menganggu reaksi yang dilakukan sebelum dihapus
maaf saya ingin bertanya Katalis apa yg bsa digunakan untk gugus fungsi?
BalasHapusKatalis yang digunakan tergantung pada gugus fungsi senyawa organik tersebut, misalnya gugus fungsional ester (R–COOR')digunakan katalis asam.
Hapusbagaimana memproteksi gugus alkohol yang terikat pada phenil?
BalasHapusdengan gugus pelindung berupa :
Hapus-MEM
-Ester
RCOOR’
Berikan contoh untuk gugus pelindung amina sekunder .
BalasHapusTerima kasih
contoh gugus pelindung yang digunakan adalah BnCl, NaH sebagai katalis basa, dan THF sebagai pelarut . karena pada amina sekunder memiliki sifat yang lebih nonpolar dan amina primer memiliki sifat yang lebih reaktif,maka katalis yang digunakan juga berbeda.
Hapusmohon ulasan kembali mengenai penghilangan gugus pelindung yang disebabkan oleh enzim?
BalasHapuscontoh nya yaitu senyawa Asetal dimana karbonil diubah ke dalam gugus asetal, yang tidak bereaksi dengan hidrida
HapusHalo mba Nadya, mau tanya dong bisa gak gugus pelindung digunakan sekaligus untuk beberapa gugus fungsi yang sama? Mohon dijawab ya
BalasHapusbisa yaitu jika ada dua gugus fungsi yang berbeda direaksikan dengan salah satu regen, biasanya kedua gugus fungsi tersebut akan sama sama bereaksi. Jika kita ingin mendapatkan produk yang salah satu dari kedua gugus fungsi tersebut tetap ada, kita perlu memasukkan gugus pelindung yang selektif terhadap gugus fungsi tersebut sekaligus gugus pelindung tersebut nantinya akan terlepas kembali. Salah satu contoh ril adalah seseorang ingin mereduksi (menghidrogenasi) senyawa yang memiliki gugus alkena dan keton menjadi produk alkana yang masih mengandung gugus keton. Hal ini dapat dilakukan dengan memproteksi gugus keton menjadi asetal lalu menghidrogenasinya. Setelah itu baru gugus pelindungnya dilepas dari senyawa. Untuk menghindarkan penggunaan gugus pelindung dapat digunakan reagen pereduksi yang bersifat selektif terhadap gugus alkena.
Hapusterimakasih atas penjelasannya, menurut saudari apakah semua gugus fungsi dapat diberikan gugus pelindung dalam reaksinya, mohon berikan contohnya
BalasHapusDalam sintesis masalah kemoselektivitas seringkali ditemukan. Misalkan, molekul yang akan direaksikan mengandung dua gugus fungsi yang reaktif padahal kita hanya menginginkan salah satu dari kedua gugus fungsi tersebut yang bereaksi. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menggunakan gugus pelindung. adakah cara lain?
BalasHapusBagaiama mendeproteksi suatu gugus?
BalasHapusdeproteksi suatu gugus fungsi dapat dilakukan dengan menambahkan reagen pendeproteksi
Hapus