GUGUS FUNGSI
Reaksi
kimia dari kebanyakan senyawa karbon adalah reaksi pada gugus fungsinya
Kita telah memusatkan perhatian pada
rantai dan cincin hidrokarbon yang merupakan komponen penting dari setiap
senyawa organik. Tetapi, dalam kebanyakan reaksi kimia yang melibatkan molekul
organik, rangka hidrokarbon dari molekul secara kimia tidak bereaksi (lembam).
Dengan demikian, reaksi alkana sangat terbatas. Pada umumnya kimia organik
melibatkan substituen ini, yang biasanya mengandung oksigen, nitrogen, sulfur,
atau fosfor, yang dinamakan gugus fungsi,
yakni bagian suatu molekul yang berfungsi
secara kimia.
Pada umumnya, kimia organik adalah
kimia gugus fungsi. Dengan mengetahui faktor ini, kimiawan organik menggolongkan
senyawa organik menjadi beberapa kategori, yang sesuai dengan gugus fungsinya. Lambang
R digunakan untuk menggambarkan rantai atau cincin karbon yang membawa gugus
fungsi. Ikatan ganda dua pada alkena dan ganda tiga pada alkuna reaktif secara
kimia, dan dipandang sebagai gugus fungsi.
Tabel 1. Penggolongan senyawaan organik berdasarkan gugus
fungsi
Pada
tabel 1 memuat gugus fungsi lain yang dibahas dalam buku ini. Karena sekarang
anda belum mempelajarinya semua, rujuklah tabel ini jika menemukan gugus fungsi
yang belum anda kenal.
Berikut
adalah petunjuk terakhir : Hal pertama yang harus dikerjakan oleh kimiawan
organik jika melihat molekul baru yang rumit adalah mengidentifikasikan gugus
fungsinya. Kalau gugus fungsi sudah dikenali dan kimiawinya diketahui, mereka
dapat mulai meramalkan sifat fisis dan kimia senyawa baru tersebut (Wilbraham
dan Michael; 1992).
Penggolongan
senyawa organik dapat dibedakan menurut gugus fungsi yang dikandungnya. Gugus
fungsi (functional group) adalah sekelompok atom yang menyebabkan perilaku
kimia molekul organik induk.
No
|
Struktur Gugus
|
Rumus Umum
|
Nama IUPAC/Trivial
|
Nama Gugus
|
1
|
−OH
|
R−OH
|
Alkanol/Alkohol
|
Hidroksil
|
2
|
−O−
|
R−O−R`
|
Alkoksi
|
Eter
|
3
|
O
−C−H
|
O
R−C−H
|
Alkanal /Aldehid
|
Aldehid
|
4
|
O
−C−
|
O
R−C−R`
|
Alkanon/Keton
|
Karbonil
|
5
|
O
−C−OH
|
O
R−C−OH
|
Asam
alkanoat/karboksilat
|
Karboksil
|
6
|
O
−C−O
|
O
R−C−O
|
Alkil
alkanoat/Ester
|
Ester
|
7
|
−NH2
|
R−NH2
|
Amina
|
Amin
|
Alkohol mengandung gugus fungsi hidroksil, −OH.
Etanol mempunyai penerapan tidak terbilang sebagai pelarut untuk bahan kimia
organik dan sebagai senyawa awal untuk pembuatan zat warna, obat-obatan
sintesis, kosmetik, dan bahan peledak. Etanol juga merupakan bagian dari
minuman beralkohol. Etanol adalah satu-satunya jenis alkohol rantai lurus yang
tidak beracun (lebih tepatnya, paling sedikit beracun) (Chang; 2005).
DAFTAR PUSTAKA
Chang, Raymond. 2005. Kimia Dasar Edisi ke-3 Jilid 2. Jakarta : Erlangga.
Wilbraham, Antony C., dan Michael S.
Matta. 1992. Pengantar Kimia Organik
Dan Hayati. Bandung : ITB.


saya ingin bertanya apakah gugus fungsi mempengaruhi struktur molekul ya ? terimakasih
BalasHapusterima kasih atas pertanyaan nya kepada saudara rezky menurut saya gugus fungsi sangat mempengaruhi struktur molekul
Hapusterimakasih untuk informasinya, saya ingin bertanya bagaimana sifat dari asam karboksilat ya? terimakasih
BalasHapusterima kasih atas pertanyaan nya kepada saudari kristianty, menurut saya sifat asam karboksilat itu ada yang berdasarkan sifat fisik yaitu mempunyai titik didih lebih tinggi daripada senyawa organik golongan lain yang berat molekulnya sebanding dan sifat kimia yaitu bereaksi dengan basa menghasilkan garam dan air.
HapusTerima Kasih materinya sangat bermanfaat.. Namun bagaimana ya menurut anda perbedaan antara aldehid dengan asam karboksilat jika dilihat dari struktur nya
BalasHapusterima kasih atas pertanyaannya kepada saudari ineke, menurut saya jika aldehid itu struktur nya R-C-O-H sedangkan asam karboksilat itu struktur nya R-C-O-OR
HapusTerimakasih atas materi nya, namun kalu bisa lebih di perinci kembali
BalasHapusterima kasih atas sarannya kepada saudara aji
Hapusterima kasih atas ilmu yang diberikan
BalasHapusterima kasih atas sarannya kepada saudari intan
Hapus