/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Minggu, 06 November 2016

Gaya van der Waals



                                            GAYA VAN DER WAALS              
          Tarikan paling lemah di antara molekul secara keseluruhan dinamakan gaya van der Waals, yaitu menurut nama kimiawan bangsa Belanda, Johannes van der Waals. Dua gaya van der Waals yang utama adalah gaya dispersi dan interaksi dwikutub.
a.    Gaya Dispersi
Gaya dispersi, merupakan yang paling lemah dari semua interaksi molekul, beragam kekuatannya, bergantung pada ukuran dan bentuk molekul. Gaya ini diperkirakan timbul dari gerakan elektron yang cukup kuat untuk membuat brom yang nonpolar berada dalam keadaan cair dan iod dalam keadaan padat.
b.   Interaksi Dwikutub
Interaksi dwikutub merupakan interaksi yang dihasilkan dari tarikan antara molekul polar. Interaksi dwikutub jauh lebih kuat daripada gaya dispersi dan terjadi jika molekul polar tertarik satu sama lain.


Gambar 1. Molekul polar saling tarik melalui gaya van der Waals yang disebut interaksi dwikutub
Baik interaksi dwikutub antara molekul polar maupun tarikan antara ion bermuatan berlawanan timbul dari gaya elektrostatik, tetapi muatan pada molekul yang bersifat dwikutub hanya sebagian saja dari muatan ion. Interaksi dwikutub dalam air misalnya, berasal dari tarikan lemah sesama molekul air. Setiap ikatan O-H dalam molekul air sangat polar; karena keelektronegatifan oksigen yang besar, oksigen mempunyai sedikit muatan negatif; hidrogen mempunyai sedikit muatan positif. Molekul polar saling tarik, sehingga daerah positif dari satu molekul air tertarik pada daerah negatif dari molekul lainnya. Tarikan dwikutub antara molekul air ini sangat lemah jika disbanding dengan gaya lemah lain, yaitu ikatan hidrogen (Wilbraham dan Michael; 1992).


DAFTAR PUSTAKA 
Wilbraham, Antony C., dan Michael S. Matta. 1992. Pengantar Kimia Organik Dan Hayati. Bandung : ITB. 


6 komentar:

  1. Terima kasih atas postingannya, sangat bermanfaat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas sarannya kepada saudari yunia

      Hapus
  2. materinya sangat bermanfaat dan membantu untuk media pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas sarannya kepada saudari ria

      Hapus
  3. terima kasih atas ilmu nya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. terima kasih atas sarannya kepada saudari intan

    BalasHapus