/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Sabtu, 03 Desember 2016

TAUTOMERI



TAUTOMERI
Suatu senyawa karbonil dengan suatu hidrogen alfa yang bersifat asam, dapat berada dalam dua bentuk yang disebut tautomer : suatu tautomer keto dan sebuah tautomer enol. Tautomer adalah isomer-isomer yang berbeda satu dengan yang lainnya hanya pada posisi ikatan rangkap dan sebuah atom hidrogen berhubungan. Tautomer keto suatu senyawa karbonil mempunyai struktur karbonil seperti diharapkan. Tautomer enol (dari –ena+-ol) yang merupakan suatu alcohol vinilik, terbentuk dengan serah-terima sebuah hidrogen asam dari karbon α ke oksigen karbonil. Karena atom hidrogen berada dalam posisi yang berlainan, kedua bentuk tautometrik ini bukanlah struktur-resonansi, melainkan dua struktur berlainan yang berada dalam kesetimbangan. (harus diingat bahwa struktur-struktur resonansi berbeda hanya dalam posisi elektron).
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFFLAqrD65-dvaN-ZCncoqCLXtXU2Nd3NeVo4HhKhQ0xGMxnId9CArKqwt1ZeO9rIYLkmbYqpF0CNNHbqU-4CktyiwPxokv4leeC9rhGBPpdbu64aV2qYh81A7XsF_fZp040jtSdPtTmY/s1600/bentuk+keto+enol.JPG
Kuantitas relative enol versus keto dalam suatu cairan murni dapat diperkirakan dengan spektroskopi inframerah atau nmr. Aseton terutama ada dalamketo (99,99% menurut prosedur titrasi khusus). Kebanyakan aldehida dan keton yang sederhana juga terutama ada dalam bentuk keto; tetapi, 2,4-pentanadion terdiri dari 80% enol! Bagaimana perbedaan besar ini dapat dijelaskan? Perhatikan struktur tautomer 2,4-pentanadion:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguFfFyjn7g8y7P4Lw344Af6313a1psxczgdp-UCR46fYUYGRRO_CzIk58SWABEovU_9yq-NzyN5mzBCq8ML1lKyyvgtXMbv4kc5Y1LEU1cx9ykLobqha8Hfo_AZUqChIry_5-SMkhTinU/s1600/bentuk+keto+enol+1.JPG
Bentuk enol tidak hanya memiliki ikatan rangkap berkonjugasi, yang sedikit menambah kestabilan, tetapi juga memiliki susunan yang sedemikian rupa sehingga mmemungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen internal, yang membantu menstabilkan tautomer ini.
Tatomeri dapat mmempengaruhi kereaktivan suatu senyawa. Suatu pengecualian terhadap sifat keton yang tidak mudah teroksidasi, ialah oksidasi keton yang memiliki sekurang-kurangnya suatu hidrogen alfa. Suatu keton yang dapat menjalani tautomeri dapat dioksidasi oleh zat-pengoksidasi kuat pada ikatan rangkap karbon-karbon (dari) tautomer enolnya. Rendemen reaksi ini tidak diguakan untuk kerja sinetik, tetapi  sering digunakan dalam penuturan struktur.

DAFTAR PUSTAKA
Fessenden, Ralp J., dan Joan S. Fessenden. 1986. Kimia Organik Edisi Ketiga Jilid Dua. Jakarta : Erlangga.
 

8 komentar:

  1. Terima kasih atas postingannya, sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  2. trimakasih untuk materinya :-)

    BalasHapus
  3. terima kasih atas ilmu yang diberikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas sarannya kepada saudari ria

      Hapus
  4. terimakasih atas materinya, sangat membantu dan menambah ilmu serta referensi. sebaiknya kata-katanya diperhatikan lagi apakah salah ketk atau bagaimana. lalu bisa ditambahkan contoh selain keto-enol. terimakasih yaa

    BalasHapus
  5. terima kasih atas sarannya kepada saudari henty, contoh selain keto-enol adalah amida, laktam, dan enamina

    BalasHapus