/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-9/ani878.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Sabtu, 06 Mei 2017

Total Synthesis of Reserpin



Sintesis Total Reserpin

Reserpine merupakan obat yang disebut rauwolfia alkaloid. Reserpine bekerja dengan cara mengurangi jumlah zat kimia tertentu dalam otak (misalnya norepinephrine dan serotonin), yang mana membantu merendahkan tekanan darah dan mengurangi peradangan pada pasien yang memiliki masalah mental tertentu.
Pada penentuan strukturnya terlibat beberapa kelompok kerja. Suatu sintesis total stereo selektif dilakukan oleh Woodward (1958). Sebagai pembangun dalam reserpin adalah asam reserpat, methanol dan asam 3,4,5-trimetoksibenzoat yang diikat satu sama lain melalui ikatan ester. Resinamin mengandung asam 3,4,5-trimetoksisinamat sebagai pengganti asam trimetoksibenzoat.
            Berdasarkan ikatan cincinnya(C/D-cis, D/E-cis) cincin asam reserpat termasuk deretan epialloyohimban. Nama ini berasal dari yohimban yaitu kerangka dasar yang terikat trans-trans (+)-yohimbin, yang dipeoleh dari  Pausynistalia johimbe, yang juga terdapat dalam jenis rauwolfia. Senyawa ini digunakan sebagai afrodisiaka. Sebagai struktur parsial heterosiklik asam reserpat dengan tingkat hidrasi yang berbeda, system cincin berikut ini yang mungkin : indol(A/B), kunolizidin(C/D), isokuinolin (D/E) dan β-karbolin (A/B/C).
Reserpin merupakan suatu basa lemah. Protonasi terjadi pada N-4 (pKa=6,6), yang jika dibandingkan dengan N-1 (Nitrogen indol) merupakan basa yang lebih kuat. Senyawa hiroklorida dan senyawa nitratnya relative sukar larut dalam air. Asam reserpat dapat diperoleh dengan cara hidrolisis dalam suasana basa. Karena gugus karboksil pada C-6 dan gugus hidroksil pada C-8 tersusun secara cis, maka mungkin terjadi laktonisasi (Sastrohamidjojo dan Pranowo, 2009).
Reserpin cepat berwarna gelap oleh cahaya. Larutan reserpin jika dibiarkan kena cahaya akan berwarna kuning, dank arena itu akan terbentuk fluoresensi yang intensif. Penguraian ini akan dipercepat oleh asam. Selain daripada itu, reserpin yang terlarut di bawah pengaruh cahaya akan terepimerisasi menjadi 3-isoreserpin yang memutar ke kiri dengan kuat.
Untuk pemeriksaan identitas reserpin dapat dilakukan dengan berbagai reaksi warna. Dengan natrium molibdat dalam asam sulfat akan memberikan warna kuning, yang setelah dua menit akan berubah menjadi warna biru. Reaksi dengan vanillin dalam asam klorida memberikan warna merah dan dengan 4-dimetilaminobenzaldehida  dalam asam asetat/asam sulfat memberikan warna hijau, yang dengan penambahan asam asetat selanjutnya berubah menjadi merah. Reserpin dengan natrium nitrit yang dalam hal ini bertindak sebagai oksidator, dalam larutan asam asetat akan terhidrasi menjadi senyawa anhidronium 3,4-dehidroreserpin yang berfluoresensi kuning hijau (warren, 1983).

Daftar Pustaka
Sastrohamidjojo, H dan H. D. Pranowo. 2009. Sintesis Kimia Organik. Jakarta : Erlangga.
Warren, Stuart. 1983. Periptaan Sintesis Organik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Rabu, 03 Mei 2017

the total synthesis of natural product



NAKITERPIOSIN








Struktur nakiterpiosin awalnya ditugaskan oleh Uemura berdasarkan percobaan NMR. Tidak konsistennya stereokimia C-20 dengan cylopamine dan vetramine, kita mulai untuk menyelidiki stereokimia relatif nakiterpiosin. Studi model kami menunjukkan potensinya salah menetapkan salah menetapkan pusat stereogenik C-6, C-20 dan C-25. Berikutnya dianggap biogenesis atom halogen nekiterpiosin untuk merasionalisasi C-6 dan C-20 stereokimia (bagan 2.3) membayangkan bahwa klorin C-21 atom nakiterpiosin dapat dikenalkan dengan klorinasi radikal dan C-6 bromin atom oleh bromoetherifikasi untuk menghasilkan retensi konfigurasi C-20 dan stereokimia anti C-5,6 bromihidrin. Diambil bersama-sam pertimbangan ini membawa kita untuk mengusulkan 1 sebagai struktur nakiterpiosin yang benar, yang kemudian dikonfirmasikan melalui siintesis total 49 dan 1. 

Sintesis komponen kopling elektrofilik 51 dimulai dengan asilasi friedel-creft dari furan dengan suksinat anhidrida (skema 2.4). asam yang dihassilkan diubah menjadi amida weinreb (53). Pengurangan noyori dengan modifikasi Xiao kemudian digunakan untuk mengatur stereokimia C-6. Reaksi grignard kemudian memberi enone (55). Reaksi inelekuler Diels-Alder selanjutnya dilanjutkan dengan kontrol stereokimia yang baik untuk memberikan ekso secara eksklusif. Gugus hidroksil C-6 yang tersumbat secara sterik kemudian diaktifkan dengan gugus aril sulfonat yang tidak memiliki elektron yang tidak efisien sehingga mampu menghasilkan 56.


Daftar Pustaka
Bearbeitet, V., J. J. Li, E. J. Corey. 2013. Total Synthesis Of Natural Product. Frontiers Of Organic Chemistry.